Dering Jerusalem
DERING JERUSALEM Aku memandang tanah yang begitu subur Makmur di negeri surgawi tanah kelahiran penuntun jaman tercipta rasa aman agar dapat berlindung, tiba-tiba zionis memberantasnya tempat sejarah yang diredam amarah Iri yang membara tergencar pada suatu ekspansi seolah yang paling kuat Kota tua yang dibalut bangunan sejarah Di hantam bom bardir terus-menerus Hingga jadi puing-puing runtuh, menebar debu Hembusannya terhirup dunia Yerusalem makin meradang Jantung suci Al-Aqsa diserang Umat dari belahan dunia bergerak jadi benteng Bersama memerdekakan bangsa yang berjuang aku melihat anak-anak Palestina jiwanya penuh keberanian, mata yang begitu bening dan lapang terpancar seberkas ikhlas sementara santapan mereka setiap hari matanya menyaksikan manusia tergeletak bersimbah darah, melihat darah yang bercucuran, dan telinganya memakan kericuhan di tinggal Ayah, Ibu, Anak dan kerabat manusia yang berjihad dan mati...