Dering Jerusalem


DERING JERUSALEM

Aku memandang tanah yang begitu subur
Makmur di negeri surgawi
tanah kelahiran penuntun jaman
tercipta rasa aman agar dapat berlindung,

tiba-tiba zionis memberantasnya
tempat sejarah yang diredam amarah
Iri yang membara tergencar pada suatu ekspansi
seolah yang paling kuat

Kota tua yang dibalut bangunan sejarah
Di hantam bom bardir terus-menerus
Hingga jadi puing-puing runtuh, menebar debu
Hembusannya terhirup dunia

Yerusalem makin meradang
Jantung suci Al-Aqsa diserang
Umat dari belahan dunia bergerak jadi benteng
Bersama memerdekakan bangsa yang berjuang

aku melihat anak-anak Palestina
jiwanya penuh keberanian,
mata yang begitu bening dan lapang
terpancar seberkas ikhlas

sementara santapan mereka setiap hari
matanya menyaksikan manusia tergeletak bersimbah darah,
melihat darah yang bercucuran,
dan telinganya  memakan kericuhan

di tinggal Ayah, Ibu, Anak dan kerabat
manusia yang berjihad dan mati syahid
doa umat dan pertolongan Tuhan
agar Palestina bebas dari jeratan

Jakarta, 26 Juli 2017
Karya : Dilmatin Nuraeni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Station Hall

RESENSI NOVEL ‘’CATATAN JUANG’’

Review Buku : Selamat Tinggal - Tere Liye