Tentang April 21

    Dua puluh satu april, meperingati hari Kartini. Atas perjuangan beliau mengenai emansipasi wanita. bahwa wanita memiliki kedudukan yang sama dengan laki-laki. harus menempa ilmu, bukan sekedar beraktivitas di dapur saja. pada zaman sekarang banyak sosok kartini modern yang mengisi negeri ini. suatu tauladan bagi kita seperti ibu Susi, Ibu Sri Mulyani.
    Aku jadi teringat akan pesan terakhirnya dalam sebuah video berdurasi singkat, "jadilah wanita dewasa dengan sejuta cita-cita". ku jadikan sebagai motivasi, agar bisa menjadi yang terbaik untuk orang tua, dan teladan bagi adik-adikku.
    Menurutku sebagai perempuan kita harus tangguh dalam berbagai hal yang menghampiri hidup. jadikan itu suatu tantangan bagaimana kita dapt bersikap dewasa dalam menghadapinya. Kalau kata teh Shaffa mah, jadilah perempuan yang perempuan. iya, naluri dan nalar perempuan biasanya menangis, ada masalah sedikit baik itu yang menyinggung perasaannya, maka ia menangis. tetapi menangis karena ingin. perempuan juga harus mengetahui apa kelemahan dirinya agar dapat menjadi kekuatannya. perempuan yang selalu ingin eksis dengan sosial media, biasanya update foto-fotonya, foto kegiatan yang sedang dilakukan. ya memang sejatinya manusia juga ingin diketahui eksistensi dirinya, seperti berkarya dan memiliki kegiatan positif a.k.a good vibes. tak kalahnya jadi perempuan yang cerdas.
    Selain itu perempuan yang cantik adalah yang dapat memancarkan inner beautynya, kata pelatih sastra ku. perempuan yang berani sendiri, dalam artian tidak bergantung pada orang-orang di sekitarnya (dia juga tetap makhluk sosial).  namun ia juga tidak ingin hatinya sendiri, ada selipan yang mengisi seperti doa. perempuan juga mengutamakan perasaannya, maka dari itu jago-jagolah dalam menata hati. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Station Hall

RESENSI NOVEL ‘’CATATAN JUANG’’

Review Buku : Selamat Tinggal - Tere Liye