Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Social Distancing

Gambar
           Poster ini saya buat sebagai partisipasipan mengikuti lomba yang diadakan oleh BEM Universitas PGRI Semarang. 

RESENSI FILM "HAIR LOVE"

Gambar
  Resensi Film Identitas Film Judul Film        : Hair Love Judul Resensi : Bersyukur Itu Cantik Sutradara           : Matthew A. Cherry Ilustrasi              : Vasthi dan Harrison Produksi           : Sony Pictures Animation Tahun               : 2019 Durasi                : 6 menit 48 detik                 Hari ini adalah hari yang spesial bagi seorang anak perempuan yang baru terbangun dari tidurnya. Ia bergegas merapikan diri untuk menyambut hari spesialnya yaitu bertemu dengan ibunya. Film Hair Love   merupakan film yang bergenre gaya dan keluarga.menceritakan tentang keluarga dari pasangan Afrika dan Amerika. Keluarga ini memiliki karakteri...

Decluttering

 Hello.. kali ini aku mau membahas hal yang jadi populer dari beberapa tahun belakang ini. salah satunya adalah decluterring. Decluttering yaitu bentuk hidup minimalis dengan melakukan aktifitas mengurangi barang-barang yang menumpuk dan menata ulang barang-barang yang kita miliki. barang yang kita miliki semakin banyak dan menumpuk. terkadang membeli barang yang sebetulnya nggak dibutuhkan banget tapi karena barangnya lucu atau sedang ada promo, jadi memutuskan beli. wajar saja. karena kebutuhannya semakin banyak. lalu merasa tiba-tiba tempat penyimpanannya bikin sesek. trus bingung mau nyimpen dimana barangnya. sebagian besar dari kita punya pengalaman yang sama, iya kan? (sesi nyari temen :D). entah cuma aku disini.. waktu selow aku manfaatin buat ngejamah barang-barang yang jarang disentuh dan jarang memakai barangnya. saat beberes memisahkan barang yang masih perlu dan bakal digunain lagi sampe ke yang bener-bener gak akan dipakai. 

Antara Kutoarjo dan Bandung

Melihat lebih jernih, Dibawa santai aja,  Belokan cuma ada dua kiri dan kanan, Berjalan pada alur yang lurus, Inget tujuan awalnya, Bumi ini milikNya, jadi dimanapun kamu berpijak, tenang, ada Ia yang selalu bersamamu. Menuntun langkah-langkah, meyakinkan diri, kala kalut maupun semangat. Menguatkan hati yang rapuh.  Perjalanan di kota yang baru pertama kali kuinjakan kaki ditanahnya, sungguh terlalu asing. Ku beradaptasi seketika, seakan-akan jalur yang sedang ditempuh selalu ku lewati setiap hari, agar bisa membunuh rasa takut. Alhamdulillah,  Ada orang-orang baik yang sampai mengantar ke stasiun yang ada di depan mata jaraknya sekitar 100 meter.( Mbaknya itu dijemput ibunya. Hi betapa so sweetnya). Heran mbaknya kenapa gak takut sama wajah saya yang lebam matanya terlihat belum mandi juga. Padahal memang belum mandi, gak mungkin untuk mandi dalam kondisi yang berburu waktu dengan jadwal kereta. Mandi bukan hal penting lagi saat itu. Saya sungguh ...

ada di dokumen

Sepotong cokelat untuk mengganjal lapar, katamu Melaju dengan hari-hari yang riang, Pergi menyampaikan angan yang harus didaki Menuju rindu yang kian berseteru p.s. : bukan bucheen cuma nemu di dokumen.

Paralel

Kebolehjadian bisa terjadi kapan saja. Ketika kita menjalani hari-hari seperti biasanya, ada kejadian lain yang sama utuhnya sedang berjalan. Adapun seperti dua garis yang berbeda, ada yang berusaha untuk menyambungkannya. Bagaimana jadinya apabila kejadian tersebut saling bertemu dan bertabrakan? Kadang kejadian tak terduga datang seperti celerity © kecepatan cahaya. Saat kita suka maupun tak suka. Apabila menerimanya dengan suka cita, itu adalah rezeki yang diberikan lebih pada kita. Dan apabila kejadian yang datang tak disukai, semoga kita senantiasa sabar dan berikhtiar terus. Maka disitulah akan ada parallel universe . Semesta bekerja dengan begitu indah. Tidak dapat dipungkiri oleh manusia, kala kita menyadari hal tersebut. Rupanya kita mesti banyak bersyukur atas nikmatNya. *Kita? Bukannya masih aku dan kamu?*

Profile Photo

Foto-foto adalah kegiatan untuk mengabadikan setiap momen dan objek lainnya. Begitupun dengan kebiasaanku yang suka motret   berbagai hal. mungkin saja kebiasaan ini tumbuh mulai dari waktu kecil aku meniru bibi foto-foto. Namun factor paling kuat karena ini jamannya kecanggihan teknologi yaitu kamera ponsel yang bermega pixel tinggi. Kebiasaan foto ini Pas jamannya SMP aku anaknya suka banget jeprat-jepret motret. Tak ketinggalan selfie selalu jadi nomor satu. Lalu hasil jepretannya langsung di upload di media sosial. Aku memandangnya ini adalah ke narsisan yang hakiki bagi seorang ABG yang baru pegang handphone . Ditambah adanya fasilitas media sosial yang booming banget pada jamannya. *kalo dulu aja udah seneng nyelfie, apa kabar sekarang?* Apalagi saat ini teknologi semakin canggih dilengkapi fitur-fitur unik dan filter yang bagus. Kesannya glowing in the dark , pokoknya jadi bening dan kece deh kalo pake filternya. Wqwq. Seiring berjalannya waktu, aku agak mengurangi...