Jejak Kaki

Dalam perjalanan kita akan bertemu dengan berbagai hal yang tidak akan terduga. bertemu dengan orang-orang baru menuju tujuannya. kadang ada rasa yang tak ingin berbasa basi dengan orang lain. dalam perjalanan malam yang sering ia tempuh di atas kuda besi yang mengonsumsi solar bahan bakarnya. Entah kenapa ia menyukai perjalanan malam yang lebih adem dan syahdu? biar tidak kepanasan katanya, tapi ketemu dinginnya angin malam.

Pada saat itu, ia akan singgah di kostan adikku. secara bersamaan adikku sedang perjalanan pulang kampung. jadi hanya ada kawan adikku yang di kostan. Ku titipkan ia yang akan singgah, namun ia belum datang sampai larut malam.

Selepas hujan meninggalkan jejak jalanan yang masih basah. Laju kendarannya masih stabil namun ada bapak-bapak yang memakai motor menabraknya. kemudian keduanya terjatuh. ia mengantarkan bapak-bapak itu ke rumahnya dan memberikan sedikit rejekinya. Ia menuturkan penyebab ia terlalu malam sampai.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Station Hall

RESENSI NOVEL ‘’CATATAN JUANG’’

Review Buku : Selamat Tinggal - Tere Liye