Capsule Wardrobe; Cara Berpakaian dengan Gaya Hidup Sederhana
Ketika memilih baju di lemari, sering sekali merasa bingung mau memakai baju yang mana. padahal pakaian yang mengisi lemari tidaklah sedikit. hampir tidak memberi ruang yang longgar di lemari. (Adakah yang sering ngalamin juga? Plisss ada, iya kan? aku yakin banget, pastinya ada). Memilih baju di lemari saja cukup lama juga. tapi yang dipilih baju yang itu terus.
Sementara pakaian yang jarang dipakai, masih mengisi lemari. saking jarang dipakainya sampe bisa dihitung berapa kali memakainya, sekitar 2 - 3 kali pakai saja. Entah kenapa dulu membelinya. Dulu yang kurasa biar gak bosen, ternyata setelah ada di lemari jadi enggan milih baju itu. Jadi sadar apa yang sudah menjadi milik kita harus bertanggungjawab atas apa yang dilakukan, termasuk pemakaian baju.
Lemari di kostanku cukup untuk menampung pakaianku, tapi didalamnya sangat sesak. aku mengeluarkan semua isi lemari. aku decluttering untuk memisahkan baju yang jarang dipakai dan baju yang akan aku pakai beberapa waktu kedepan. Setelah dipilih, pakaian yang sekiranya ingin kukenakan ada 20 item untuk atasan (termasuk gamis), 11 item untuk bawahan dan 3 item jaket. Setelah itu beralih ke decluttering jilbab, aku menyesuaikan warna jilbab dengan pakaian yang sudah dipilih sebelumnya. Yup jadi mengurangi volume lemari juga. Warna pakaian yang bernuansa sama seperti warna netral bisa dipadupadankan dengan satu jilbab yang netral pula.
![]() |
| Warna netral |
Hampir 2 bulan ini outfit yang dikenakan hanya yang ada di lemari saja. Jadi lebih sering mengenakan pakaiannya. Namun dari total pakaian 34 item itu, ternyata masih ada beberapa yang gak dipakai tapi masih kusukai, yaitu 2 gamis, 1 atasan dan 3 bawahan.
Ada istilah khusus untuk gaya mengelola isi lemari ini, namanya Capsule Wardrobe aka Lemari Kapsul. Capsule Wardrobe ini berarti memilih sekumpulan fesyen yang kita sukai, sesuai dengan style dan cocok untuk beberapa waktu tertentu, yang jumlahnya ditentukan mulai dari 33 item sampai 37 item. Kuantitas angka tersebut tidak termasuk underwear, jilbab, seasoanal cloth, aksesoris dan baju olahraga lho.
Selama hampir 2 bulan ini isi lemari di kostku yang totalnya 34 item bisa dibilang lagi menerapkan capsule wardrobe dong.. Jadi lebih mindfull (azhic) dalam mengelola isi lemari dan membeli barang.
Walaupun...
Fesyen yang dinamis selalu bagus setiap waktu. tak ubahnya naluri manusia yang tidak akan merasa puas akan meronta-ronta untuk memiliki fesyen baru. Namun lebih menyadari untuk memikirkan kembali dan bertanya pada diri sendiri apakah sangat dibutuhkan barang tersebut atau tidak? Kalau ditinjau dari lingkungan banyak sekali yang dikorbankan seperti limbah tekstil yang mencemari.
Dalam selang waktu lebih lama boleh lah membeli pakaian atau membeli produk fesyen yang berkelanjutan.
#lyfewithless #capsulewardrobe #demibumi #cintaidirisendiri

Komentar
Posting Komentar